Beberapa Jenis Ayam Sabung Aduan Terbaik

Beberapa Jenis Ayam Sabung Aduan Terbaik

Pembahasan Mengenai Beberapa Jenis Ayam Sabung Aduan Terbaik Budaya untuk Adu ayam merupakan budaya leluhur di indonesia, banyak nenek moyang kita sudah melakukan tradisi tersebut dari dahulu kala.

Memiliki ayam Aduan yang gaco bisa menjadi kepuasan tersendiri terlebih jika Anda memelihara ayam tersebut dari bahan dan Anda latih hingga menjadi ayam yang luar biasa kuat.

Sayangnya masih banyak pemain yang menggunakan ayam aduan ini sebagai sarana berjudi, di indonesia sendiri sabung ayam atau judi ayam termasuk dalam pidana.

Saat ini ayam Aduan yang paling populer adalah Ayam Bangkok, tapi faktanya banyak jenis lain dari ayam Aduan yang tidak kalah populer.

Keunikan serta kemampuan mereka pun tidak kalah dari Ayam Bangkok. Sebagian besar berasal dari negera Asia seperti Thailand, Birma, Brazil, Vietnam juga Jepang. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beberapa jenis ayam sabung aduan terbaik  :

Ayam Bangkok
Menempati posisi pertama dari jenis-jenis ayam Aduan lain adalah ayam Bangkok yang berasal dari Thailand. Pertama kali diperkenalkan oleh banyak pemain sabung ayam di tuban, jawa timur. Yap, ayam ini paling familiar di telinga masyarakat Indonesia khususnya di kalangan penggemar ayam Aduan.

Ayam bangkok tidak seperti ayam lain, penyebaran ayam ini sangat cepat, di Indonesia sangat mudah menemukan ayam bangkok. Selain itu harga ayam bangkok tidak terlalu tinggi seperti jenis ayam Aduan lainnya kecuali untuk ayam bangkok jawara atau sudah memiliki prestasi, harga ayam bangkok jawara lebih tinggi dari biasanya.

Ayam Brazilian
Sesuai namanya, ayam ini berasal dari negara Brazil, popularitasnya lumayan tinggi. Ayam ini salah satu keturunan dari ayam shamo yang asalnya dari jepang, kemudian dengan seiringnya waktu ayam ini lalu dikembangbiakkan didaerah kepulauan amerika selatan.

Ayam Bangkok di kenal sebagai Aduan sejati, tidak hanya cepat dan kuat di atas arena tarung, ayam bangkok juga di anggap ayam yang paling jalan otaknya atau paling cerdas saat di arena pertarungan dalam hal mencari cara ampuh untuk merobohkan lawan.

Ayam ini memiliki warna bulu yang khas yaitu cokelat kekuning-kuningan. Dari bentuk postur ciri ayam ini hampir sama dengan ayam pelung yang mempunyai tubuh tinggi besar.

Jenis ayam Brazilian terkenal dengan gaya bertarung yang lincah dan cerdas. Pecinta ayam Aduan di Indonesia rela merogoh kocek mahal-mahal demi memiliki Ayam Brazil. Tak hanya piawai menari di atas arena adu ayam, namun juga jago menghempaskan lawan dengan kecepatan pukulannya yang tak terduga.

Ayam Burma
Ayam Burma atau ayam Birma adalah jenis ayam Aduan yang berasal dari Myanmar. Di kenal juga sebagai ayam Aduan sejati yang tak kenal rasa takut. Saat bertarung, Ayam Burma meiliki semangat yang luar biasa untuk memenangkan pertarungan. Memiliki style bertarung begitu ofensif dan Full Attack, menyerang dan menyerang langsung ke arah lawan.

Style tarung Full Attack yang di milikinya diringi dengan akurasi pukulan tinggi yang membuat ayam ini menjadi ayam yang Full Speed. Namun, bentuk dan ukuran ayam Burma kecil 2 -2,5 kg, tulangnya juga kecil dan tipis. Tidak lengkap rasanya jika tak memiliki ayam pejantan dari Brazil ini sebagai salah satu koleksi berharga.

Mata bulat melotot, paruh lebih kecil, muka dan badan kurang kekar. Warna bulu umumnya warna tanggung kurang matang. Badan lebih banyak bulu, bulu sayap tebal dan panjang. Ayam Burma 100 persen asli masih ada tanda putih di kuping, sebagai bukti ayam tersebut jenis ayam liar.

Baca Juga  : Panduan Agar Untung Main Ayam Sabung Online

Ayam Shamo
Ayam Shamo berasal dari negara Jepang, di kenal juga dengan julukan “Ninja Mini dari Jepang“. Disebut demikian karena ayam shamo dikenal dengan ayam yang bergerak cepat serta mempunyai pukulan yang luar biasa akurat mengenai lawannya dan mematikan.

Meskipun di juluki Ninja Mini tapi jangan terkecoh, di bandingkan ayam Aduan lainnya, bentuk fisik ayam Shamo paling atletis, postur tubuh tinggi tegap mampu menegakkan badan hingga 95 derajat saat berdiri.

Tak jarang ayam ini mampu memiliki bobot 4 -7 kg, menjadikannya ayam Aduan dengan postur terberat dan hanya mampu di tandingi dengan ayam yang berukuran sama.

Ciri fisik: memiliki jengger belah tiga (walnutcomb), mata cerah, paruh besar dan kuat. Ujung sayap agak sedikit keluar dari tubuh, sendi sayap jelas mengarah ke atas, paha kuat berotot dan terlihat jelas.

Bahu yang menonjol dan sayap yang kuat pendek mengarah ke bawah. Kulit merah pada dada yang tidak memiliki banyak bulu serta memiliki dada bidang.

Garis ekor horizontal, searah punggung atau di antara garis punggung. Warna bulu betis kuning atau kuning dengan bercak hitam untuk ayam dengan dominasi warna hitam. Berat ayam jantan berkisar 5,6 kg dan betina berkisar 4,8 kg.

Ayam Bali
Ayam Bali dikenal juga dengan sebutan ayam Olagan. Ayam ini berasal dari pulau Bali. Pejantannya dapat dipelihara guna dijadikan sebagai ayam Aduan.

Sedangkan ayam betina bisa dijadikan sebagai penghasil telur dengan produksi telur yang tinggi. Menurut informasi, pejantan ayam Bali ini kurang tangguh dalam aduan, seringnya jika telah terpukul oleh lawan sering sekali menghindar seperti akan kabur.

Namun pukulannya tidak kalah dengan ayam aduan layaknya ayam Bangkok dan ayam Birma. Keunggulan dari ayam Bali / Olagan adalah lebih tahan terhadap penyakit dari pada ayam kampung.

Untuk saat ini populasi ayam Bali dikabarkan terus mengalami penurunan hal ini disebabkan warga Bali tidak menggunakannya untuk dipakai dalam upacara persembahan, sehingga jarang di pelihara.

Ayam Ciparage
Ayam Ciparage adalah ayam Aduan asli indonesia yang tepatnya berasal dari desa cimalaya, ciparage karawang, konon ayam ini keturunan ayam dari Adipati Singaperbangsa yang biasa di buat ayam Aduan pada jaman kerajaan abad ke-17.

Namun ayam ini sudah sangat sulit untuk di temukan atau hampir punah, akibatnya ayam Aduan yang berkembang di Indonesia digantikan dengan ayam Bangkok asal Thailand.

Warna asli jenis ayam ini tidak jauh berbeda dengan ayam Bangkok terdiri dari kuning (keemasan), hitam, coklat, putih.

Dahulu jenis ayam ini terkenal sebagai ayam yang tangguh di arena aduan. Postur tubuh yang tinggi, ramping dengan kaki kuat dan taji mencuat runcing, sanggung merobohkan lawan dalam waktu relatif singkat.

Ciri ayam Ciparage: Ukuran tubuh lebih kecil dari ayam Bangkok bobot berkisar 2,5 kg. Jenggernya tunggal, bilah, berukuran kecil, bergerigi kecil-kecil berwarna merah pucat. Pial sepasang dan cuping teling berukuran kecil dengan warna merah pucat juga. Kepala berbentuk bulat. Mata sedikit menjorok ke dalam, tajam berapi-api.

Paruh pendek, kokoh, warnanya kuning pucat. Dada bidang dengan bulu badan pendek-pendek dan keras. Tulang sayap kuat, menempel ketat pada badan. Bulu ekor pokok panjang melengkung. Kaki sedikit lengkung, berwarna putih kekuning-kuningan.

Telapak kaki berwarna kuning pucat. Taji besar panjang, melengkung, tajam berwarna putih kekuning-kuningan. Sifatnya sangat agresif. Menghasilkan telur 10-14 butir per periode.

Panduan Terbaik Untuk Melatih Ayam Bangkok Petarung

Panduan Terbaik Untuk Melatih Ayam Bangkok Petarung

Pembahasan Mengenai Panduan Terbaik Untuk Melatih Ayam Bangkok Petarung Untuk Menjadikan Ayam Bangkok Jagoan Yang Benar Benar Jago, waktu dan kesabaran adalah prioritas dalam merawat ayam aduan seperti ayam bangkok. Pemilik harusmelatih terlebih dahulu secara teratur, sama seperti hal nya dengan petinju sebelum bener bener siap naik ke ring. Latihan yang di maksudkan untuk supaya agar si jago menjadi kuat, lincah dan postur lebih atletis.

Pemeliharaan ayam bangkok memerlukan perhatian ekstra, yaitu latihan fisik.
Latihan fisik tubuh bagian atlit sejati ini bertujuan untuk mengertahui seberapa tangguh ayam jago kita. Keadaan tubuh yang selalu fit, membuat si jago siap tempur kapan pun. Latihan Awal, memasukan ayam juara anda ke pusat pelatihan pada saat ayam juara anda menampakkan bagian kedewasaan.

Misalnya telah berahi ketika ingin mendekat dengan lawan jenisnya. Masa itu biasanya terjadi pada umur 8-9 bulan. Inilah saat yang tepat untuk mengandakan sang calon jagoan. Maksudnya ia harus di masukan kandang sendiri yang terpisah dari ayam lainya. Pagi hari selama dua jam (jam 8-9) dia di jemur di sinar matahari yang hangat. Jagoan muda yang di jemur pagi ini tidak boleh keluyuran mencari makan sendiri, apalagi cari betina. Maka itu ia harus di kurung di tengah halaman. Barulah sore hari si jagoan di keluarkan dari kandang, dan di beri kebebasan sedikit bergerak di halaman tertutup. Kebebasan yang hanya dua jam itu pun si jagoan tidak boleh di temani atau bersamaan ayam lainya, terutama betina. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beberapa panduan terbaik untuk melatih ayam bangkok petarung :

• Tahap awal adalah penjemuran.
Pada Tahap awal, ayam jantan ini cukup mendapat pelatihan ringan saja. Ini karena pada usia itu bulu-bulunya yang halus, terutama bulu pada bagian leher dan ekor. Jika di pompa dengan dosisi latihan yang agak berat di khawatirkan ia akan kesakitan dan bulunya rusak. Tapi bukan hanya di jemur, lantas kurang ada penambahan kekuatan badan justru dengan penjemuran melatih kekuatan pernapasan kerja jantung semakin bagus dan tubuh menjadi atletis dan berisi. Cara Terbaik Latih Ayam Bangkok Petarung

Sebelum di jemur ayam memang harus di mandikan terlebih dahulu. Tubuh yang basah ini berusaha mengeringkan diri dengan mengerluarkan engeri penguapan air. Energi ini terdapat dari karbohidrat juga lemak cadangan yang ada di balik kulit. Dengan begitu proses penjemuran akan mendorong ayam jago mengurangi kandungan lemaknya, tentu saja tubuhhnya jadi langsing atletis.

Selama dijemur, badan dan bulu-bulunya perlahan-lahan kering. Ini sudah menguras tenaga ekstra. Oleh karena itu jangan merasa aneh jika si ayam sering megap-megap mirip habis lari jauh. Napas yang terengah-engah itu berarti usahanya untuk memasukkan oksigen, latihan pernapasan guna membuang lemak untuk mengganti energi yang hilang selama dijemur. maka dengan penjemuran secara tidak langsung kita telah melatih dan memberi tambahan kekuatan kepada jagoan kita.

• Tingkat latihan lebih lanjut adalah menjantur.
genggam pangkal ekor, dan angkat ayam tinggi-tinggi, sehingga kepalanya menggantung ke bawah. Diperlakukan seperti ini, sijago akan mengepakkan sayapnya dan meronta menggerakkan kedua kakinya. Biarkan kejadian ini berlangsung semenit atau dua menit. Lantas ayam diturunkan dan biarkan istirahat sejenak. Kalau perlu, dan kondisi tubuhnya memungkinkan, latihan bisa diulangi beberapa kali diselingi istirahat. Ayam mulai diberi latihan gerak, walau masih terbatas pada gerak sayap dan kaki. Namun latihan ini bakal membuahkan hasil ganda. Selain melatih kekuatan kaki dan sayap juga pernapasannya terlatih. Menjantur ayam biasanya sore hari, sebab paginya sudah dijemur. Sebelum latihan dimulai, ayam pun perlu dibanyoni lagi, diberi makan cukup, serta dilepas dulu beberapa saat. Sejam kemudian latihan menjantur boleh dimulai.

Latihan yang simpel dan praktis melatih ayam jagoan anda, jika ingin latihan eksta di perbolehkan tetapi jangan sampai si jagoan anda kelelahan dan menyebabkan sakit dan lelah. Cara Terbaik Latih Ayam Bangkok Petarung

Ayam Jago Adunan yang anda miliki tentu tak akan memiliki nafas panjang apabila tak pernah diberikan pelatihan khusus. Hal ini tentu juga akan berakibatkan kemungkinan sulitnya untukn bisa menjadi ayam jawara yang selalu menangan di setiap medan laga, bisa diprediksi mungkin tidak ada.

Nafas ayam yang panjang adalah modal awal dari stamina yang tangguh bagi ayam aduan untuk dapat memberikan performa terbaiknya di setiap perjalanan pertandingan. Tanpa nafas yang panjang, ayam akan mudah lelah. Ia hanya akan bertarung cantik di awal laga, dan terseok-seok menadah pukulan lawan di akhir pertandingan sehingga akan kalah dengan mudah tanpa perlawanan.

Baca Juga  : Beberapa Keunggulan dan Jenis Sisik Ayam Sabung Aduan

• Melatih Nafas Ayam Bangkok
Menyadari bahwa nafas panjang adalah modal utama bagi ayam juara, maka di kesempatan kali ini kami akan membagikan pengalaman kami tentang 4 Cara Melatih Nafas Ayam Jago Aduan Agar Tahan Lama.

Latihan-latihan ini kami sudah buktikan dan lebih efektif jika diterapkan bersama dengan pemberian jamu ayam bangkok untuk nafas panjang yang resepnya sudah kami bahas pada artikel sebelumnya. Nah, berikut ini langsung saja kita bahas satu persatu cara melatih nafas ayam bangkok tersebut!

➢ 1. Latihan Lari
Cara pertama yang dapat dilakukan untuk melatih nafas ayam bangkok agar panjang adalah dengan memberikan latihan lari. Latihan lari yang rutin sangat efektif dalam membangun stamina sekaligus nafas ayam aduan kita.

Latihan ini dilakukan dengan bantuan ayam untulan. Caranya yaitu ayam untul dibawa berlari untuk memancing ayam yang dilatih mau bertarung. Setelah ayam yang dilatih berani, ayam untul ditarik ke belakang agar ayam yang dilatih mengejarnya. Pelatih bisa saja membawa ayam untul berlari agar dikejar oleh ayam yang akan dilatih. Akan tetapi, pelatih harus hati-hati agar jangan sampai terkena patukan atau pukulan ayam yang dilatih.

Sering kami alami, kerena terlalu emosi akibat tidak dapat menyentuh ayam untul sebagai pemancing, ayam yang dilatih pun melampiaskan emosinya kepada pelatihnya. Biasanya kaki orang yang membawa untul akan dihajar dan dipukul bertubi-tubi.

➢ 2. Kliter
Untuk memudahkan dalam latihan lari, kita juga dapat menerapkan latihan yang orang Jawa biasa menyebutnya dengan istilah kliter. Kliter adalah cara membuat ayam berlari mengitari kurungan ganda yang di dalamnya diberi ayam. Ayam yang ditempatkan di dalam kurungan dalam dapat berupa ayam dara atau babon, ayam jantan untul, atau bisa calon jagoan yang sedang dalam proses latihan.

Selain berfungsi menguatkan pernafasan, latihan ini juga bermanfaat memperkuat otot kaki, keberanian, dan semangatnya. Latihan kliter ini dapat dilalui oleh ayam antara 1-2 jam setiap harinya.

➢ 3. Bertarung di bawah terik matahari
Latihan bertarung di bawah terik matahari juga dapat melatih napas ayam. Ini disebabkan latihan di lingkungan yang agak ekstrim akan memperkuat stamina ayam. Bila napasnya bagus saat bertarung di bawah terik matahari, maka ayam tidak akan terkejut saat diikuntukan ke arena laga. Napasnya akan bagus sehingga tidak tersengal-sengal menjalani pertarungan.

Lama latihan di bawah terik matahari ini cukup sekitar 15 menit yang dilakukan seminggu sekali. Pertarungan dilakukan dengan ayam yang sudah berpengalaman atau ayam lain yang juga dalam proses latihan. Hanya saja, jika ayam yang digunakan adalah ayam yang sudah bertaji, sebaiknya tajinya dibungkus agar tidak saling melukai.

Sebelum ditarungkan di bawah sinar matahari, ayam perlu diberi pakan nasi putih sebanyak satu genggam, kemudian dimandikan. Setelah dilap, kedua ayam ditarungkan. Selesai ditarungkan, ayam dimandikan lagi dan dijemur.

➢ 4. Renang
Latihan renang pada ayam sebetulnya lebih bertujuan untuk membuat ayam memiliki keseimbangan otot di seluruh tubuhnya. Kendati demikian, selain tujuan tersebut latihan renang juga memberikan beberapa manfaat. Salah satunya yaitu membuat nafas ayam menjadi lebih panjang.

Renang membuat ayam selalu berusaha mengatur nafasnya agar tidak mudah loyo dan dapat menggerakan badannya supaya tidak tenggelam. Jika latihan renang dilakukan secara rutin 2 kali seminggu, akan banyak sekali manfaat yang dapat Anda peroleh.

Ciri Ayam Bangkok Dengan Pukulan Mematikan dan Jenis Taji nya

Ciri Ayam Bangkok Dengan Pukulan Mematikan dan Jenis Taji nya

Pembahasan Mengenai Ciri Ayam Bangkok Dengan Pukulan Mematikan dan Jenis Taji nya Seekor ayam bangkok aduan disegani karena kemampuan memukulnya. Selain kemampuan bertahan, kemampuan pukulan juga merupakan modal awal yang musti dimiliki ayam aduan juara yang ingin memenangkan setiap perang gebrak di gelanggang. Adapun dalam praktiknya, kita bisa melihat bagaimana teknik bertarung dan jenis pukulan yang dimiliki suatu ayam ketika ia tengah bertanding. Namun, dari pengalaman para botoh yang telah terasah, mengetahui apakah suatu ayam bangkok memiliki pukulan yang baik atau tidak, cukup dapat dilihat dari ciri-ciri khusus pada postur tubuhnya.

Ayam bangkok yang memiliki pukulan mematikan pasti membutuhkan postur tubuh yang proporsional. Modal tersebut diperlukan untuk menciptakan pukulan kuat yang tepat sasaran mengenai bagian vital tubuh lawan. Secara lebih khusus, yang dimaksud dengan postur tubuh proporsional pada ayam dengan pukulan mematikan dapat dicirikan oleh bentuk badan, ukuran dan bentuk tulang, posisi badan, bentuk cakar, bentuk kaki, leher, dan bulunya. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai ciri ayam bangkok dengan pukulan mematikan dan jenis taji nya :

➢ 1. Bentuk Badan
Ayam dengan pukulan mematikan umumnya mempunyai bentuk badan yang bulat dan agak panjang. Bentuk badan seperti ini umumnya dapat menampung jumlah otot yang lebih banyak. Otot yang kuat pada ayam tersebut juga dicirikan dengan tekstur dagingnya yang seperti karet. Anda bisa menyentuh dan menarik otot pahanya untuk mengetahui seberapa kuat dan mematikan pukulan ayam bangkok aduan Anda.

➢ 2. Ukuran dan Bentuk Tulang
Tulang adalah organ gerak yang tak bisa dilupakan begitu saja. Tulang juga menunjang kekuatan pukul pada ayam aduan. Ayam aduan dengan pukulan kuat umumnya dicirikan oleh oleh ukuran tulang yang besar dan bentuknya bulat. Lihat pada bagian tulang kakinya dan Anda akan tahu seberapa kuat dan mematikannya pukulan dari ayam aduan Anda.

➢ 3. Posisi Badan
Posisi badan menentukan dalam menciptakan suatu pukulan yang mematikan. Dari pengalaman para botoh, ayam yang memiliki posisi badan bersudut 90 derajat sehingga punggungnya agak lurus, umumnya punya lebih banyak kesempatan untuk menyerang. Jadi jangan lupakan ciri yang satu ini.

➢ 4. Cakar dan Jari
Cakar dan jari yang kuat memegang peran penting dalam menciptakan pukulan yang dahsyat dan menimbulkan luka. Perhatikanlah ayam-ayam aduan yang spesifikasinya menjadi ayam pukul. Lihat bentuk cakar atau jari tengahnya. Ayam pukul trah juara umumnya memiliki jari tengah melengkung atau bengkok ke dalam.

➢ 5. Bentuk Kaki
Bentuk dan sudut kaki yang tepat akan menjadi modal awal bagi terciptanya gontayan kuat saat ayam memukul. Jika Anda melihat ayam dengan bentuk kaki agak siku bila diangkat, dapat dipastikan bahwa ayam tersebut adalah ayam trah juara, terutama jika dipadukan dengan keenam ciri ayam dengan pukulan mematikan lainnya.

➢ 6. Bentuk Leher
Bentuk leher yang besar dan rapat merupakan ciri ayam aduan dengan pukulan mematikan. Leher yang demikian menunjukan bahwa ayam tersebut memiliki otot-otot leher yang kuat. Otot leher yang kuat mencirikan otot tubuhnya juga kuat. Untuk urusan otot, Anda bisa melatih ayam aduan Anda dengan latihan-latihan fisik tertentu.

➢ 7. Bulu Lebat
Ciri ayam bangkok dengan pukulan mematikan adalah bulu yang lebat. Bulu terutama di bagian sayap adalah amunisi utama untuk memenangkan duel udara. Bulu yang lebat memungkinkan ayam aduan Anda lebih dapat bervariasi dalam menciptakan manuver-manuver tak terbendung saat ia tengah bertanding.

Nah, demikianlah beberapa ciri ayam bangkok dengan pukulan mematikan. Ayam dengan kondisi tubuh seperti tersebut di atas, ketika ditandingkan pasti akan dengan mudah mengempur lawan. Selain menunjukan ciri pukulan yang mematikan, postur tubuh tersebut juga dipastikan akan kuat menahan gempuran lawan.

Sama seperti manusia, di setiap bagian tubuh yang ada pada berbagai jenis ayam aduan seperti bangkok tentu memiliki fungsi yang berbeda-beda. Tentu bagian tersebut juga berpengaruh saat ayam sedang ditarungkan didalam arena tarung sabung ayam. Namun bagian tubuh ayam yang paling diperhatikan ada di bagian kaki ayam.

Sebab pada bagian ini adalah bagian utama yang digunakan oleh ayam dalam menciptakan berbagai pukulan-pukulan yang mematikan terhadap tubuh ayam lawannya. Oleh karena itulah, pemahaman tentang kaki ayam bangkok wajib anda miliki sebelum mengambil keputusan untuk mempertemukan ayam jagoan Anda dengan ayam lawan lainnya di arena pertarungan.

Baca Juga : Ciri Kaki Ayam Bangkok S128 Juara

Kali ini kami akan membahas secara terperinci tentang elemen taji atau jalu pada kaki ayam bangkok. Pehamaman bagaimana bentuk taji yang mematikan penting untuk diketahui sebagai salah satu indikator dalam menilai kemampuan yang dimiliki oleh ayam tersebut di arena laga. Secara umum, banyak penggemar ayam bangkok menyatakan bahwa letak taji atau jalu yang bagus adalah yang tidak jauh dari pangkal jari belakang.

Semakin dekat dengan pangkal jari belakang maka akan semakin bagus pukulan yang dimiliki oleh ayam tersebut. Sedangkan taji yang jauh dari pangkal jari belakang biasanya akan jarang dapat mengenai badan lawannya saat melakukan pukulan.

Selain letak, bentuk taji mematikan juga harus Anda perhatikan. Bentuk-bentuk taji untuk berbagai ayam sering kali dihiraukan, padahal hal tersebut merupakan faktor terbesar yang membuat pukulan seekor ayam menjadi begitu mematikan di atas arena laga. Nah, berikut ini adalah bentuk taji mematikan yang perlu Anda ketahui :

• Bentuk Taji Sangket
Bentuk taji sangket hampir sama dengan pedang arab. Taji seperti ini cepat tumbuh dengan panjang. Pangkal taji sedikit di atas pangkal jari belakang. Taji ini akan tumbuh menurun ke belakang yang akan semakin panjang akan membelok ke atas. Bentuk taji seperti ini akan mampu untuk mengoyak dan menusuk tubuh lawannya ketika melakukan pukulan pertama, apalagi jika lawannya sudah terpatuk dan terkunci olehnya. Ayam seperti ini akan memberikan pukulan kakinya berkali-kali dan biasanya akan langsung mengenai bagian penting tubuh lawannya sehingga lawan akan langsung roboh dan tidak dapat bangun kembali untuk melakukan perlawanan.

• Bentuk Taji Cantel
Sesuai dengan namanya, bentuk taji cantel hampir sama dengan bentuk kait atau pancing. Pertumbuhan taji seperti ini terbilang lambat, sehingga tidak akan dapat tumbuh sepanjang taji sangket. Taji ini akan keluar dari pangkal taji sedikit di atas jari belakang dan ke arah depan meruncing. Taji seperti ini juga akan cepat untuk mengenai sasaran jika melakukan pukulan sehingga termasuk ke dalam bentuk taji yang mematikan.

• Bentuk Taji Kumet
Bentuk taji kumet hampir sama dengan butiran biji jagung. Taji seperti ini tidak dapat tumbuh panjang dikarenakan pertumbuhan yang dialami nya terbilang cukup sangat lambat. Akan tetapi, terlihat kurang garang, ayam dengan bentuk taji kumet biasanya akan dapat menciptakan pukulan yang sangat keras terhadap lawannya. Terlebih jika pukulan yang dilakukannya tepat mengenai saraf lawannya otomatis akan langsung KO dalam waktu sekejap saja.

• Bentuk Taji Lepek
Ayam dengan bentuk taji lepek sebenernya merupakan ayam yang tidak memiliki taji. Pangkal taji tidak terlihat meskipun si ayam telah terbilang cukup tua. Akan tetapi, ayam seperti ini dipercaya memiliki kekuatan magis saat bertarung. Pukulannya yang akurat dan keras dengan menggunakan kuda-kuda yang tidak terduga. Bentuk taji mematikan yang sangat menakutkan untuk banyak penghobi ayam aduan.